Jumat, 24 Februari 2012

IRIGASI dan DRAENASE

1.    Di bagian mana air berada dalam tanah ? Jelaskan !
Di dalam tanah keberadaan air mengisi sebagian ruang pori-pori tanah yang bisa dimanfaatkan langsung oleh tanaman pada kondisi kelembaban tanah antara kapasitas lapang sampai titik layu permanen pada posisi zona aerasi. Di bawah zona aerasi terdapat zona penjenuhan yang menempatkan air mengisi seluruh ruang pori-pori tanah yang ada dengan kisaran tebal yang selalu berfluktuasi.


2.    Mengapa air yang masuk ke dalam tanah tidak terus mengalir ke bawah mengikuti gravitasi ?
Karena air yang masuk dalam tanah akan langsung diserap oleh tanaman, dan sisanya akan menguap. Tidak hanya berhenti disitu saja air tersebut juga akan mengalir dari bawah tanah menuju kehulu/hilir sungai atau ke laut.


3.    Jika tanah menerima air dari atas (misalnya air hujan), sebagian air akan disimpan dalam tanah untuk waktu yang cukup lama. Mengapa ?
Karena air yang sebagian masuk ke dalam tanahsebelum menjadi air bawah tanah keluar kembali segera ke sungai aliran bawah permukaan (interflow), tetapi sebagian besar akan tersimpan sebagai air bawah tanah (groundwater) yang akan keluar sedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang lama ke sungai sebagai aliran air bawah tanah (groundater flow)


4.    Jumlah air yang bisa ditahan dalam tanah tidak selalu sama untuk berbagai jenis tanah. Faktor apa yang mempengaruhi jumlah simpanan air ini ?
•    Struktur tanah merupakan tatanan (susunan) partikel-partikel tanah menjadi agregat yang lebih besar. Rongga di antara agregat-agregat ini menyediakan ruang bagi pergerakan air drainage, aerasi tanah, dan pertumbuhan akar tanaman. Hal ini sangat penting pada tanah-tanah berat dengan partikel tanah yang halus ukurannya.

•    Komposisi tanah : komposisi tanah terdiri dari empat komponen utama yaitu: bahan mineral, bahan organik, udara dan air tanah.  keberadaan air dan udara sangat penting bagi pertumbuhan tanaman dan mikroba tanah. perbandingan air dan udara tidak selalu sama dapat berubah sesuai dengan kondisi cuaca dan faktor lingkungan lainnya.

•    Tekstur Tanah: Semakin halus ukuran partikel tanah , semaki besar luas permukaannya, dan dengan demikian semakin besar pula jumlah air yang dapat ditahannya. Hal ini mengakibatkan semakin besarnya kapasitas simpanan lengas tersedia.

•    Bahan organic dapat meningkatkan kapasitas simpanan lengas tanah, terutama melalui perbaikan kondisi fisika tanah.


5.    Apakah air yang disimpan oleh tanah ini bisa diserap oleh tanaman seluruhnya ? Jelaskan jawaban anda !
Tidak, air yang dapat disimpan oleh tanah tidak bisa diserap oleh tanaman seluruhnya. Karena pada saat keadaan tanah sudah jenuh, penampung air sudah penuh. Namun, air mengalir cepat di bawah zona akar sebelum tanaman dapat menggunakannya. Ketika air ini telah terkuras habis, tanah berada pada kapasitas lapangan. Akar tanaman mengambil air dari apa yang tersisa di penampungan. Jumlah air yang benar-benar tersedia bagi tanaman adalah jumlah air yang disimpan dalam tanah pada kapasitas lapang dikurangi air yang akan tetap berada di tanah pada titik layu permanen.


6.    Jelaskan batas-batas kemampuan akar tanaman dalam menyerap air dari dalam tanah !
Air yang disimpan dalam tanah diambil oleh akar tanaman atau menguap dari lapisan atas tanah ke atmosfer. Jika tidak ada air tambahan yang diberikan ke tanah, secara bertahap mengering. Pengering tanah, semakin lebih erat sisa air dipertahankan dan semakin sulitnya bagi akar tanaman mengeluarkannya. Pada tahap tertentu, penyerapan air tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pabrik. Tanaman ini kehilangan kesegaran dan layu; daun berubah warna dari hijau menjadi kuning. Akhirnya tanaman yang mati. Air tanah konten pada tahap di mana tanaman yang mati, disebut titik layu permanen. Hal itu tanah masih mengandung air, tetapi terlalu sulit bagi akar untuk menghisapnya dari tanah.


7.    Apa hubungan antara (laju) infiltrasi dengan kemampuan menahan air tanah dan penyediaan air bagi tanaman ?
Hubungan antara (laju) infiltrasi dengan kemampuan menahan air tanah dan penyediaan air bagi tanaman
a.    Hubungan laju infiltrasi dengan kemampuan menahan air tanah. Kemampuan tanah dapat menahan air antara lain dipengaruhi oleh tekstur tanah. Tanah-tanah yang bertekstur kasar mempunyai daya menahan air yang lebih kecil dari pada tanah yang bertekstur halus. Tanah remah akan memberikan kap asitas infiltrasi lebih besar daripada tanah liat. Tanah dengan pori-pori jenuh airnya mempunyai kapasitas yang lebih kecil jika dibandingkan dengan tanah kering.

b.        Hubungan laju infiltrasi dan penyediaan air bagi tanaman. Laju infiltrasi merupakan kemampuan mengalirkan air ke dalam tanah yang bergantung pada kondisi tanah dan kapasitas hujan. Jumlah air yang diperoleh tanaman bergantung pada kemampuan tanah menyerap air dengan cepat dan mengalirkan air yang disimpan di akar-akar tanaman. Selanjutnya air didistribusikan ke seluruh bagian tanaman karena tanaman sangat memerlukan air untuk memecahkan zat-zat yang terkandung didalam tanah serta untuk kelembaban tanah itu sendiri.


8.    Faktor apa saja yang mempengaruhi laju infiltrasi ?
Beberapa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi laju infiltrasi adalah sebagai berikut:
1. Tinggi genangan air di atas permukaan tanah dan tebal lapisan tanah yang jenuh.
2. Kadar air atau lengas tanah
3. Pemadatan tanah oleh curah hujan
4. Penyumbatan pori tanah mikro oleh partikel tanah halus seperti bahan endapan dari partikel liat
5. Pemadatan tanah oleh manusia dan hewan akibat traffic line oleh alat olah
6. Struktur tanah
7. Kondisi perakaran tumbuhan baik akar aktif maupun akar mati (bahan organik)
8. Proporsi udara yang terdapat dalam tanah
9. Topografi atau kemiringan lahan
10. Intensitas hujan
11. Kekasaran permukaan tanah
12. Kualitas air yang akan terinfiltrasi
13. Suhu udara tanah dan udara sekitar

Apabila semua faktor-faktor di atas dikelompokkan, maka dapat dikategorikan menjadi dua faktor utama yaitu:
1. Faktor yang mempengaruhi air untuk tinggal di suatu tempat sehingga air mendapat kesempatan untuk terinfiltrasi (oppurtunity time).
2. Faktor yang mempengaruhi proses masuknya air ke dalam tanah.


9.    Apa peranan air tanah dalam (groundwater) terhadap penyediaan air bagi tanaman ?
Peranannya yaitu apabila dipermukaan tanah mengalami kekeringan maka tanaman masih dapat menyerap air dari dalam tanah yang sudah tersimpan lama. Groundwater itu sendiri akan keluar sedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang lama ke sungai dalam aliran air bawah tanah.


10.    Bagaimana menilai (mengevaluasi) kemampuan tanah untuk menyediakan air bagi tanaman : jelaskan bagaimana kita bisa menyatakan seberapa besar kemampuan tanah tertentu dalam menyimpan dan menyediakan air bagi tanaman.
      Dengan cara mengetahui Kandungan air pada kapasitas lapang ,ditunjukkan oleh kandungan air pada tegangan 1/3 bar, sedang kandungan air pada titik layu permanen adalah pada tegangan 15 bar. Air yang tersedia bagi tanaman adalah air yang terdapat pada tegangan 1/3 bar — 15 bar. Kemampuan tanah menahan air dipengaruhi antara lain oleh tekstur tanah. Tanah-tanah bertekstur kasar mempunyai daya menahan air lebih kecil daripada tanah bertekstur halus karena tingkat infiltrasi dan daya serap tanah yang bertekstur kasar ( pasir) lebih tinggi dibandingkan dengan tanah yang bertekstur lempung sehingga penyediaan airnya pun tanah yang bertekstur pasir lebih sedikit bahkan hampir tidak menyediakan air karena air yang terserap oleh tanah tersebut tidak tersimpan dalam pori-pori melainkan langsung terserap dan terbuang berbeda dengan tanah yang bertekstur lempung yang mampu menahan air lebih lama sehingga penyediaan air bagi tanaman lebih tinggi.

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus